Minggu, 31 Mei 2009

Rihlah Komunitas Tarbiyah Pasca

Ikhwah Rahimakumullah, alam tiadk nongol di Blog.. maklum kesibukan di kantor hingga kini melanjutkan kembali studi di S-2 membuat ana jarang upload berita - berita baru, Alhamdulillah sekarang ana kembali mencoba menambah khasanah ilmu di Universitas Gadjah Mada, Fakultas Tekhnik Arsitektur dan Perencanaan, teringat kembali masa - masa kuliah S-1 dulu di UNMUL, tentu kami di hadapkan dengan aktivitas yang lebih padat dari sebelumnya, tiada hari tanpa pekerjaan rumah,kemudian ditambah dengan keharusan untuk melakukan seminar setiap minggu, sangat melelahkan ikhwah, namun terasa asyik, tentunya dengan bantuan Allah... selain di kampus ana juga bergabung dengan teman - teman di himpunan mahasiswa muslim pascasarjana, hampir mirip dengan aktivitas dakwah kampus namun skupnya agak naik dikit S-2,3 banyak pengalaman yang ana dapat temukan disini, tentu juga ilmu yang melimpah, siap - siap bawa karung utnuk di sampaikan kepada yang berhak...buat adik -adik dan sahabatku yang ingin melanjutkan studi, ana mendukung antum, hubungi ana kalau antum ingin lanjut di UGM ya...

Kamis, 27 November 2008

Jika Waktu Itu Tiba

"Dan janganlah kamu mengharamkan apa yang telah Allah halalkan bagimu, jangan pula kamu halalkan yang telah Allah haramkan bagimu..."

ikhwah rahimakumullah, tak terasa waktu terus berlalu, kawan-kawan seperjuangan yang telah menikmati suka duka dakwah, riang dan suramnya masa kuliah serta pahit dan manisnya aktivitas da'awi yang sangat aku cintai karena Allah, saudara seiman yang menyatu bagaikan susunan karang kokoh di dasar laut yang tak dapat berpecah kecuali sekehendak sang Khalik, sahabat yang terikat dalam simpul silaturrahim sambung menyambung hingga menjadi sebuah anyaman indah kuat tak mudah pecah, ana rindukan masa - masa itu ikhwah.
kini kita telah terpisah dengan aktivitas kita masing - masing mencoba meraih segenggam mimpi yang pernah kita utarakan bersama, mimpi yang membuat ghirah kita semakin bertambah - tambah,apa kabar wahai sahabat..? hari har sibuk kita memang semakin banyak bahkan lebih banyak karena kita tidak hanya mempunyai satu amanh berat untuk tetap mempertahankan eksistensi kita sebagai ikhwah junud dakwah dan seorang kader militan, namun lebih dari itu kita pun di tuntut untuk bisa itqon dalam amal amal dunia, dalam bekerja dan menyelesaikan tugas kantor, kondisi yang berat itu kemudian membenturkan kepala kita sehingga membuatnya bergoyang dan tak sadarkan diri, hingga saat sadar kita mulai berfikir untuk mencari seorang pendamping setia bidadari surga yang ditutnkan Allah untuk menjadi ratu kita di dunia, ya ikhwah walimah... walimah... walimah... ingat walimah...
waktu itu sudah tiba saatnya mempersiapkan diri, fisik, materi, ruhani... kita tidak akan sanggup menghadapi dunia ini dengan satu fikiran namun kita perlu tambahan fikiran untuk membuat jalan hidup ini lebih sempurna dan Nabi bangga bahwa kita adalah salah satu ummatnya yang mengindahkan sunnahnya... ikhwah doakan ana agar di permudah prosesnya di lancarkan jalannya, di lapangkan hatinya, di luaskan rizqinya... semoga Allah memberikan yang terbiak buat ana, antum dan ummat ini... amiiiin

Sabtu, 02 Agustus 2008

Bila Niat Tak Lagi Ikhlas


Alhamdulillah Alladzi Arsala Rasulahu Bil Huda Wa diinil Haqq..
ikhwah saudarku seperjuangan dan seakidah, alhamdulillah setelah sekian lama tak bertatap muka kini saya mencoba hadir dalam tulisan singkat dalam blog pribadi ini, semoga kemudahan yang telah Allah berikan ini dapat menjadi benang sutra penyambung tali silaturrahim kita.
setahun sudah saya tidak lagi berkecimpung dalam dunia dakwah kampus, setahun pula saya sudah jarang berinteraksi dengan saudaraku seperjuangan, sepi rasanya kehilangan sesuatu yang dahulu selalu setia berada di setiap suasana dakwah, sepi dirasa tidak lagi berkumpul dalam syuro - syuro antum, sepi sekali kehilangan momen berharga saat mabit, riyadoh dan iftor bersama, ikhwah kenangan itu bagaikan ukiran pada batu yang kuat, terbentuk dan tersusun rapi dalam catatan memori yang Inysa Allah akan senantiasa kekal hingga Allah membuka kembali memori itu di yaumul ma'syar nanti.
setiap kali ada kesempatan bertemu dengan ikhwah saya selalu menyempatkan diri untuk berbincang, menanyakan perkembangan gerakan ikwafillah, namun setiap pertemuan itu pulan jawaban yang di berikan hampir sama, terjadi penurunan bahkan dakwah hampir kehilngan ruh gerakannya sebagai lembaga jihad kampus yang berbasis kader, pertanyaan besar yang menggantung di kepala ini adalah, ada apa dakwah dengan dakwah kampus..?
menjadi sunnatullah ketika setiap fase memiliki problematika dan masalah masing - masing, wajar kiranya bila di setiap zaman timbul persoalan yang mungkin tidak pernah di hadapi pada zaman dahulu, namun kiranya lebih baik untuk tidak berkutat pada masalah itu karena masalah besar ada pada KITA,,, sekali saya katakan masalah besarnya ada pada K I T A, suatu malam saya termenung memikirkan apa salah KITA sebenarnya..? jawaban itu kemudian muncul satu demi satu mengiringi fantasi fikiran yang terus ingin menguak salah KITA sebenarnya... bagi KITA yang masih punya nurani untuk menyelamatkan dakwah ini sebaiknya mengintrospeksi hal - hal di bawah ini :
1.Niat saya agar dapat Beasiswa
2.NIat saya agar bisa berkunjung ke daerah lain
3.Niat saya agar bisa dekat dengan ikhwan / akhwat itu
4.Niat saya agar di kenal oleh orang banyak
5.Niat saya agar selalu di sanjung dan di puji
6.Niat saya agar di katakan hebat
7.Niat saya agar bisa memanfaatkan orang lain
ternyata semua karena niat, berapa banyak di antara kita hanya ingin mendapatkan beasiswa dari karena menjadi pengurus salah satu lembaga dakwah, atau kita yang masuk di lembaga dakwah karena hanya ingin jalan - jalan ikut dalam sebuah seminar di luar daerah dengan menggunakan dana ummat, apatah lagi kita yang hanya ingin mendapatkan sang pujaan hati hingga bersedia untuk masuk di lembaga yang mana sang pujaan hati kebetulan berada dalam lembaga dakwah, atau kita yang selalu ingin di perhatikan di berikan pujian di berikan sanjungan karena mungkin kita lebih banyak kontribASInya daripada kontribusinya, yang hanya bisa jadi bagian dari anggota NATO, ngomong doang, selalu debat namun kosong dalam kerja nihil dalam kinerja, atau kita yang cuma ingin memanfaatkan orang - orang yang ada dalam lembaga ini untuk memuluskan tujuan kita... jika saja antum adalah bagian dari mereka maka saat ini juga segera istighfar dan introspeksi...karena GAGALnya dakwah ini karena kontribusi kita yang sudah tidak lagi ikhlas...wallahualam